Berita

Cek Besaran Gaji ke-13 Pensiunan PNS 2026: Golongan I Mulai Rp1,75 Juta, Golongan IV Hingga Rp4,96 Juta

Diperbarui 0 6 mnt baca 1,013 kata 4 halaman
Cek Besaran Gaji ke-13 Pensiunan PNS 2026: Golongan I Mulai Rp1,75 Juta, Golongan IV Hingga Rp4,96 Juta
Cek Besaran Gaji ke-13 Pensiunan PNS 2026: Golongan I Mulai Rp1,75 Juta, Golongan IV Hingga Rp4,96 Juta — Jadwal Pencairan...

Bungko NewsPemerintah melalui Kementerian Keuangan memastikan pencairan gaji ke-13 tahun 2026 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, Polri, serta para pensiunan akan segera dimulai.

Seluruh mekanisme penyaluran telah siap, mencakup baik aparatur yang masih aktif maupun yang sudah memasuki masa purnabakti.

Kepastian ini disambut lega oleh jutaan abdi negara yang menantikan tambahan penghasilan di tengah tahun.

Pemerintah menyiapkan anggaran jumbo lebih dari Rp55 triliun yang sekaligus berfungsi sebagai stimulus untuk menjaga daya beli masyarakat dan menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Jadwal Pencairan: Dari ASN Aktif hingga Pensiunan

Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan Tahun 2026.

Untuk ASN, TNI, dan Polri Aktif

Berdasarkan Pasal 15 ayat (1) PP tersebut, gaji ke-13 dibayarkan paling cepat pada bulan Juni 2026.

Besaran pembayaran mengacu pada komponen penghasilan bulan Mei 2026.

Untuk Pensiunan ASN

Pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat mencatat tanggal penting.

PT Taspen (Persero) akan mulai menyalurkan gaji ke-13 bagi pensiunan ASN pada Selasa, 2 Juni 2026 melalui 46 mitra bayar (bank) yang tersebar di seluruh Indonesia.

Corporate Secretary TASPEN, Henra, menegaskan bahwa pembayaran dilakukan secara langsung tanpa memerlukan prosedur pengajuan maupun autentikasi ulang dari penerima manfaat.

Untuk Pensiunan TNI dan Polri

Sementara itu, PT Asabri (Persero) akan menangani penyaluran gaji ke-13 bagi pensiunan TNI dan Polri.

Jadwalnya juga dimulai pada awal Juni 2026, menyusul mekanisme yang telah dikoordinasikan dengan Kementerian Pertahanan dan Kepolisian RI.

Berita Terkait