Teknologi

Bukan Rekayasa CGI! Atap Raksasa Bergelombang di China Ini Terasa Seperti Pintu Masuk ke Dimensi Lain

Diperbarui 0 5 mnt baca 869 kata 3 halaman
Bukan Rekayasa CGI! Atap Raksasa Bergelombang di China Ini Terasa Seperti Pintu Masuk ke Dimensi Lain
Bukan Rekayasa CGI! Atap Raksasa Bergelombang di China Ini Terasa Seperti Pintu Masuk ke Dimensi Lain — G60科创云廊: "Kapal Ra...

Bungko NewsBayangkan berjalan atau berkendara di bawah naungan atap raksasa yang bergelombang bagai ombak laut—pemandangan yang terasa seperti keluar dari film fiksi ilmiah.

Di China, pengalaman surreal ini bukanlah imajinasi, melainkan kenyataan yang bisa ditemui di beberapa kota.

Dari Shanghai hingga Chongqing, deretan struktur megah dengan atap bergelombang telah hadir, mengubah wajah perkotaan dan menantang logika arsitektur konvensional.

G60科创云廊: "Kapal Raksasa di Atas Awan" Sepanjang 1,5 Kilometer

Yang paling spektakuler dari fenomena ini adalah G60 Science and Technology Innovation Cloud Corridor di Shanghai.

Terletak di titik awal G60 Innovation Corridor di Songjiang, Shanghai, mega-proyek ini menghadirkan pemandangan yang sulit dipercaya.

Dengan investasi lebih dari 10 miliar yuan (sekitar Rp 22 triliun), kawasan ini menghubungkan 23 gedung perkantoran melalui atap raksasa bergelombang sepanjang 1,5 kilometer.

Bentuknya yang seperti awan mengalir membuat bangunan ini dijuluki "kapal raksasa di atas awan".

Rekor ini sekaligus menjadikannya koridor perkantoran kota terpanjang di dunia.

Yang membuat proyek ini semakin mencengangkan adalah bagaimana struktur ini dibangun di kawasan dengan batasan ketinggian penerbangan.

Desainnya yang "mendatar" justru menjadi solusi cerdas—dengan membentang secara horizontal, atap ini menciptakan ruang publik berkelanjutan yang dilengkapi taman atap dan plaza bawah tanah.

Atapnya sendiri menggunakan struktur cangkang aluminium canggih yang ditanami 100.000 lampu LED, mampu menampilkan efek cahaya dinamis dengan efisiensi energi mencapai 50 persen.

Teknologi ramah lingkungan seperti dinding permeabel dan pembangkit listrik tenaga surya juga diterapkan di sini.

Proyek ini dirancang oleh arsitek Rafael Viñoly—yang juga mendesain 432 Park Avenue di New York—sebelum ia meninggal dunia pada 2023.

Setelah kepergiannya, tim dari East China Architectural Design Institute melanjutkan pekerjaannya, berhasil menaklukkan tantangan teknis struktur aluminium berskala super panjang.

Fase pertama sepanjang 800 meter telah beroperasi sejak 2021, sementara fase kedua ditargetkan rampung pada 2026.

Berita Terkait